Tanah Longsor Timpa 3 Rumah di Banyuwangi, Bocah SD Tewas Tertimbun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tanah longsor menimpa tiga rumah warga di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi.   Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tanah longsor menimpa tiga rumah warga di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa

Tanah longsor menimpa tiga rumah warga di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, pada kamis (17/6) dini hari. Akibat peristiwa itu, seorang bocah SD meninggal dunia karena tertimbun material longsor.

Seorang warga, Syamsul Hadi, mengatakan tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Sebelum terjadi longsor, desanya diguyur hujan lebat sejak Rabu (16/6) sore.

"Ada tiga rumah warga yang tertimpa tanah longsor. Ada 7 orang yang masih satu keluarga di tiga rumah itu," kata Syamsul, Kamis (17/6).

Saat kejadian longsor, warga tak berani mengevakuasi korban karena masih hujan. Dari total tujuh korban, lima orang berhasil menyelamatkan diri. Setelah mulai reda, warga baru mencari korban yang berjumlah dua orang.

Tanah longsor menimpa tiga rumah warga di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa

Warga bersama aparat kepolisian dan TNI menggali material longsoran menggunakan cangkul dan linggis untuk mencari dua korban. Tak berselang lama warga berhasil menemukan korban seorang nenek Ponira dalam kondisi hidup.

"Nenek Ponira ditemukan selamat. Beliau terjepit tembok rumahnya dan akar pohon, sehingga masih ada ruang bernapas. Namun kondisinya sudah lemas karena mengalami luka berat. Tadi langsung dibawa ke Puskesmas Licin," kata Kapolsek Licin, Iptu Dalyono, Kamis (17/6).

Warga terus menggali material longsor untuk mencari korban atas nama Muhammad Ardian. Korban merupakan siswa yang baru lulus SD dan hendak masuk SMP.

Warga bergotong royong memindahkan pohon yang menimpa rumah warga karena longsor di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa

Sekitar pukul 06.00 WIB, warga akhirnya berhasil menemukan tubuh Ardian dalam kondisi tak bernyawa akibat tertimbun material longsor. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah saudaranya untuk selanjutnya dikebumikan.

"Saat ini sudah dibawa ke rumah saudaranya untuk dimakamkan," tutup Dalyono.

Sejauh ini, BPBD Banyuwangi masih melakukan asesmen dampak bencana. Selain menimbulkan korban jiwa, tanah longsor ini juga menutup akses jalan 6 rumah warga di bawahnya.

embed from external kumparan