Teka-teki Penemuan 8 Bangkai Rusa di Gunung Lawu

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penemuan bangkai rusa di Lawu. (Foto: Instagram @relawan.ceto)
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan bangkai rusa di Lawu. (Foto: Instagram @relawan.ceto)

Kabar tidak mengenakkan datang dari Gunung Lawu, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Pada Rabu (7/6) dua pendaki bernama Andi Prasetyo dan Fahtoni Binantoro, melaporkan penemuan 6 bangkai rusa di kawasan Gupakan Menjangan yang dilalui pendaki apabila menggunakan jalur Candi Cetho.

Menanggapi laporan tersebut sejumlah anggota Relawan Ceto (Reco) pada Kamis (8/6) kemarin memeriksa lokasi kejadian. Setelah diperiksa ternyata jumlah bangkai mencapai 8 buah.

[Baca Juga: Sandal Jepit, Modal Mbah Agus Tapaki Puncak Gunung-gunung Jawa Tengah]

Berdasarkan laporan yang dimuat Instagram @relawan.ceto, kondisi semua daging yang ada di tubuh rusa hilang dan hanya ditemukan 3 kepala di tempat. Dari 3 kepala tersebut, 2 di antaranya tidak bertanduk dan 1 yang lain hancur. 5 Sisanya yang hilang diduga kepala bertanduk.

Penemuan bangkai rusa di Lawu. (Foto: Instagram @relawan.ceto)
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan bangkai rusa di Lawu. (Foto: Instagram @relawan.ceto)

Awalnya terkaman hewan buas seperti harimau dianggap menjadi penyebab. Namun sejumlah bukti menunjukkan kemungkinan bahwa ada tangan-tangan manusia yang bermain.

"Kalau masalah ditembak kurang tahu tapi di tumpukan itu ada bekas bakaran dan sisa bumbu-bumbu. Itu tinggal kulit sama tulangnya dan kepala 3 kayaknya dikuliti," ujar Eko Supardi Memora, anggota Relawan Ceto(RECO) kepada kumparan (kumparan.com) Jumat (9/6).

[Baca Juga: Momen Menegangkan saat Gunung Marapi di Sumbar Meletus]

Pihak relawan sangat menyesalkan kejadian ini karena rusa yang ada di kawasan tersebut adalah rusa yang jinak. Rambu larangan berburu pun telah dibuat para relawan.

"Kalau kami melarang. Dan kami segenap anggota relawan ceto(RECO) sudah memasang rambu-rambu dilarang berburu satwa liar," lanjut Eko.