Terinspirasi George Floyd, Warga Belgia Minta Patung Raja Leopold II Dihilangkan

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seseorang berjalan melewati patung Raja Belgia Leopold II, dekat Istana Kerajaan Brussels, di Brussels Foto: Reuters/YVES HERMAN
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang berjalan melewati patung Raja Belgia Leopold II, dekat Istana Kerajaan Brussels, di Brussels Foto: Reuters/YVES HERMAN

Terinspirasi dari protes yang dilancarkan menyusul kematian George Floyd di Amerika Serikat, warga Belgia meminta patung Raja Leopold II dihilangkan.

Sekitar 30 ribu orang menandatangani petisi secara online terkait penghapusan patung Raja Leopold II. Banyak pemuda Belgia mengaku malu dengan Leopold II yang masih terus dihormati hingga kini. Padahal dia dan tentaranya telah membantai jutaan warga Kongo pada 1885-1908.

Tentara Leopold dikisahkan mengumpulkan lengan dari para korban, yang kerap ditembak karena menentang perbudakan. Tak hanya itu, warga Kongo juga diimpor untuk mengisi kebun binatang di Belgia yang berisi manusia.

embed from external kumparan

Petisi daring itu dimulai oleh remaja laki-laki berusia 14 tahun yang membagikannya melalui Instagram. Dia menginginkan sejumlah monumen terkait Raja Leopold II dipindahkan dari sekitar Brussels.

“Kami kaum minoritas dan tidak diharapkan mengungkapkan identitas kami. Itulah mengapa kami mencari organisasi yang mewakili kami,” ujar sang penggagas petisi online, Noah, kepada Reuters.

Patung Raja Belgia Leopold II terlihat di dekat Istana Kerajaan Brussels di Brussels. Foto: Reuters/YVES HERMAN

Dari petisi yang diunggah dalam Bahasa Prancis dan Jerman di Change.org itu, Noah menilai Leopold II tak mencerminkan masyarakat Brussels yang multiras.

Di kota lainnya, Ghent, patung Leopold II dicoret-coret dengan tulisan ‘I can’t breathe’ yang mengacu kepada George Floyd. Sementara, patung lainnya di dekat kota Antwerp malah sudah dibakar.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.