Ternyata Jumlah Nakes yang Terima Booster Baru Sepertiga dari Target
ยทwaktu baca 2 menit

Pemerintah sudah memulai vaksinasi ketiga (booster) bagi para tenaga kesehatan. Program ini dimulai awal Juli lalu demi memberikan perlindungan lebih bagi nakes.
Sudah hampir 2 bulan berjalan, ternyata program ini belum mencapai target. Belum ada penjelasan dari Kemenkes terkait kendala apa yang ditemui.
Lalu, berapa banyak tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin dosis ketiga?
Berdasarkan data Kemenkes dari situs vaksin.kemkes.go.id per Senin (24/8) pukul 18.00 WIB, ternyata baru sebanyak 477.315 tenaga kesehatan yang menerima vaksin suntikan ketiga tersebut.
Artinya, baru sepertiga atau 32,50% dari total target sebanyak 1.468.764 yang menerima booster. Dengan demikian, masih ada sekitar 991.449 tenaga kesehatan yang belum menerima.
Bila merujuk pada jumlah yang menerima vaksin dosis pertama, maka terdapat 1.632.920 tenaga kesehatan. Sehingga jumlah tenaga kesehatan yang belum menerima booster berarti jauh lebih banyak, yakni 1.155.605 nakes.
Pernyataan Menkes
Permintaan booster tersebut ternyata cukup banyak diterima oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Karena itu, dia sempat menegaskan masih banyak masyarakat yang kini belum menerima vaksin dosis pertama.
Dan saya pesankan ke semua masyarakat, tolong secara etika masih banyak rakyat Indonesia yang belum dapat vaksin. Ada 140 juta yang belum dapat dosis pertama.
Menkes pada 2 Agustus 2021
Pada 3 Agustus 2021, Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran yang memperbolehkan pemberian vaksin Moderna bagi masyarakat umum sebagai dosis pertama dan kedua.
Jumlah vaksin Moderna sebenarnya cukup terbatas. Hingga kini, Indonesia baru menerima sebanyak 8 juta dosis. Itu pun harus dibagi kepada target masyarakat umum. Padahal, mayoritas tenaga kesehatan belum mendapatkannya.
Selain Gubernur Kaltim, pejabat daerah lain juga sempat ramai diketahui menerima booster Moderna. Mereka adalah Wakil Bupati Toraja Utara dan istrinya, serta Kapolres Toraja Utara pada 10 Agustus 2021.
