Teroris yang Ditangkap Densus Pernah Gelar Pertemuan Rahasia di Hotel di Cawang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah. Foto: ANTARA FOTO/Ariesanto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah. Foto: ANTARA FOTO/Ariesanto

Densus 88 mengungkap salah satu peran dari 3 teroris yang ditangkap di Jakarta Barat, Bogor, Depok, Selasa (15/3) lalu. Dari hasil penyelidikan, terungkap teroris yang ditangkap di Jakarta Barat berinisial MR pernah menggelar pertemuan rahasia.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, tersangka menggelar pertemuan di salah satu hotel di daerah Cawang, Jakarta Selatan Saat itu, tersangka juga mengundang rekannya yang tergabung dalam grup Whatsapp.

"Melakukan pertemuan dengan tersangka AD (sudah ditangkap) pada Desember 2020 di Hotel Ibis Cawang bersama beberapa member grup Whatsapp Jundullah," kata Ramadhan lewat keterangannya, Kamis (24/3).

Ramadhan menuturkan, dalam pertemuan itu mereka membahas persoalan aqidah hingga rencana jihad. Pertemuan itu dibuat seperti diskusi kecil. Namun tak disebut jumlah peserta yang hadir saat itu.

"Adapun di sana AD membahas aqidah dan fikih jihad serta tanya jawab," ujar Ramadhan.

kumparan post embed

Lebih lanjut, kata Ramadhan, tersangka juga kerap menyebarkan propaganda lewat narasi negatif di media sosial dan WhatsApp. Bahkan, saat ditangkap turut disita senjata jenis Airsoft AK47, Makarov, dan M60.

"Penyebaran propaganda radikal melalui narasi dan poster di Whatsapp grup Islamic lesson. Kepemilikan senjata diduga Airsoft jenis AK47, Makarov dan M60," tandasnya.