Tersangka Teroris di Magetan Buka Jalur Internasional JI dengan Free Syrian Army

2 Agustus 2022 18:18 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah. Foto: ANTARA FOTO/Ariesanto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah. Foto: ANTARA FOTO/Ariesanto
ADVERTISEMENT
Densus 88 Antiteror Polri meringkus satu tersangka teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial RY alias D. Dia ditangkap Jalan Raya Magetan, Magetan, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
"Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penangkapan terhadap 1 tersangka tindak pidana terorisme dari jaringan JI berinisial RY alias D hari Selasa tanggal 2 Agustus 2022 tadi pagi pukul 08.13 di Jalan Raya Magetan, Jawa Timur," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Selasa (2/8).
Ramadhan menjelaskan, RY bergabung ke JI sejak 2013. Ia disebut sempat membantu membuka jalur hubungan internasional JI dengan Free Syrian Army melalui Dubai.
"Keterlibatannya adalah pada tahun 2013 mengikuti seleksi anggota hubungan internasional JI dan melakukan perjalanan ke Suriah melalui Dubai untuk membuka jalur hubungan dengan Free Syrian Army dan bergabung di pelatihan militer," jelasnya.
RY juga merupakan anggota bidang hubungan internasional JI. Pada 2015 silam, dia kembali melakukan perjalanan ke Suriah melalui Istanbul untuk membangun hubungan dengan Jabhat Al Nusra.
ADVERTISEMENT
"Kemudian anggota bidang hubungan internasional JI, di tahun 2015 kembali ke Suriah lewat Istanbul untuk membangun hubungan dengan Jabhat Al Nusra," jelas Ramadhan.
"Yang bersangkutan ditahan oleh kelompok militer ISIS. Yang bersangkutan punya koneksi langsung ke Yaman, buka hubungan JI dengan Al-Qaeda untuk pelatihan militer di suriah, dia komunikasi dengan Dulmatin di Magetan," sambungnya.