Tiba di Kolinlamil, Prabowo Akan Cek Parade Kapal Perang-Beri Tanda Kehormatan
2 Oktober 2025 10:15 WIB
·
waktu baca 2 menit
Tiba di Kolinlamil, Prabowo Akan Cek Parade Kapal Perang-Beri Tanda Kehormatan
Prabowo akan menyaksikan parade kapal perang di Teluk Jakarta yang merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-80 RI.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara parade laut atau sailing pass di Teluk Jakarta, pada Kamis, (2/10)
ADVERTISEMENT
Pantauan di lokasi, nampak Prabowo tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Ia lalu menaiki KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 untuk berlayar ke Teluk Jakarta.
Tak lama kemudian, nampak iring-iringan mobil Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga tiba di Kolinlamil. Gibran juga akan ikut menyaksikan sailing pass dari atas KRI Radjiman.
Prabowo disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali. Setelah menerima laporan dari prajurit, Prabowo langsung masuk ke dalam KRI Radjiman.
Kehadiran Prabowo merupakan bagian dari presidential inspection jelang puncak HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober mendatang.
Parade laut ini dipimpin Kapal Perang terbesar di Asia Tenggara yaitu KRI Brawijaya-320. TNI AL mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passusla) serta 51 unsur Kapal Perang yang terdiri dari 6 Fregat, 10 korvet, 2 Kapal Selam, 3 Kapal LST dan LPD, 16 Kapal Cepat, 2 Kapa Ranjau, 6 Kapal Patroli, 4 Kapal Bantu dan 2 Kapal Latih Taruna AAL yaitu KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.
Rencananya unsur kapal dari kedinasan lain seperti dari ADRI, Bakamla, Basarnas, Polairud, KKP, KPLP, dan perhimpunan kapal nelayan juga turut berlayar di belakang Parade Kapal Perang TNI AL.
ADVERTISEMENT
Selain itu, TNI AL juga akan memamerkan kekuatan Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) dengan menerbangkan Pesawat Udara diantaranya Bonanza, Piper, CN-235, Cassa NC-212, Heli Bell-412, serta Heli Panther serta 3 Unmanned Areial Vehicle (UAV) berupa drone nirawak.
Masyarakat yang hadir turut menyaksikan secara langsung tembakan meriam Kapal Perang, RBU-6000 anti Kapal Selam, serta tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 Grad yang on board di KRI Teluk Amboina-503.
Sailing Pass untuk kali kedua ini menandai kekuatan militer Indonesia yang sangat berkembang di era modern, kehadiran KRI Brawijaya-320 menunjukkan bahwa kekuatan Armada TNI AL yang besar memiliki daya gentar dan selalu siap menjaga laut Ibu Pertiwi dari segala ancaman baik ancaman militer maupun non militer.
