Tim SAR Temukan Dua Korban Bencana Longsor di Imogiri, Bantul

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Evakuasi korban longsor di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (20/3). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi korban longsor di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (20/3). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta

Usai tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang hilang yang tertimbun longsor di Kedungbuweng, Pajimatan, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Dua orang itu ditemukan pada Rabu (20/3) sore.

Humas Basarnas Yogyakarta, Eriyanto, mengatakan identitas mereka adalah Eko Supatmi (46) dan Rufi Kusuma Putri (9). Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.

“Korban longsor kedua-duanya berhasil dievakuasi. Korban atas nama Rufi dievakuasi pukul 15.30 WIB. Dan Korban kedua atas nama Eko pukul 15.50 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Eriyanto dalam keterangannya, Rabu (20/3).

Proses evakuasi korban longsor di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (20/3). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta

Kedua korban tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. “Korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara,” kata dia.

Dengan penemuan dua korban ini, maka seluruh korban longsoran tebing Makam Raja-Raja Imogiri itu telah dievakuasi. Satu korban lain Sudiatmojo (86) sudah ditemukan pada Minggu (17/3) sesaat setelah longsor terjadi.

Proses evakuasi korban longsor di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (20/3). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta

Tebing di Dusun Kedungbuweng, Pajimatan, Wukirsari, Imogiri, Bantul, longsor usai hujan yang terus menerus mengguyur wilayah DIY pada Minggu (17/3). Tebing dengan tinggi lebih dari 20 meter tersebut longsor dan menimpa dua rumah.

Ketua RT 02 Kedungbuweng, Ismoyo Haryanto, mengatakan ada 7 orang di dalam dua rumah tersebut. Empat di antaranya bisa menyelamatkan diri. Sementara 3 orang lainnya tertimbun.