Tito Kenang Konflik GKI Yasmin: Demo di Depan Istana Terus, Bikin Saya Pusing

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendagri Tito Karnavian memberikan sambutan saat menghadiri peresmian GKI Bogor Barat. Foto: Youtube/ GKI Pengadilan Bogor
zoom-in-whitePerbesar
Mendagri Tito Karnavian memberikan sambutan saat menghadiri peresmian GKI Bogor Barat. Foto: Youtube/ GKI Pengadilan Bogor

Mendagri Tito Karnavian hadir dalam peresmian GKI Bogor Barat alias Yasmin pada Minggu (9/4). Dalam acara itu, turut hadir Menko Polhukam Mahfud MD dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Tito kemudian mengenang konflik GKI Yasmin. Konflik GKI Yasmin berlangsung selama 15 tahun.

"Tempat ini punya nilai yang fenomenal bagi bangsa Indonesia karena hari ini kita menyelesaikan persoalan yang berjalan lebih dari 16 tahun," kata Tito.

"Saya (menjabat) Kapolda Metro pernah, juga sebagai Kapolri," tutur dia.

Tito menuturkan, konflik GKI Yasmin kala itu selalu membuat kepalanya pusing.

"Salah satu yang buat saya pusing kasus Gereja Yasmin. Itu demonya pasti di depan Istana terus dan enggak pernah ada jalan keluar," kata Tito.

"Memang jadi persoalan, saya pelajari betul dan tadi sudah dilaporkan ke Bapak Menko, persoalannya tidak di satu sisi, ada masalah kompleks. Tidak satu masalah dalam pendirian rumah ibadah ini," tutur Tito.

Menko Polhukam Mahfud MD bersama Mendagri Tito Karnavian dan Walikota Bogor Bima Arya menghadiri peresmian GKI Bogor Barat. Foto: Youtube/ GKI Pengadilan Bogor

Pembangunan GKI di Taman Yasmin sudah telantar selama 16 tahun. Gereja mereka disegel Pemkot Bogor dan IMB dicabut karena desakan sejumlah pihak.

Padahal putusan pengadilan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA) telah memenangkan GKI Yasmin. Nasib serupa juga dialami HKBP Filadelfia Bekasi yang izinnya dicabut Bupati Bekasi.

Sejak saat itu, jemaat terkatung-katung dan memilih menggelar ibadah di seberang Istana agar pemerintah bisa turun tangan. Sudah 209 kali mereka menggelar ibadah di seberang Istana sejak Februari 2012

Pada 8 Agustus 2021, Pemerintah Kota Bogor akhirnya menyerahkan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk mulai pembangunan gereja.

Penantian panjang itu terbayar. Para jemaat kini sudah mempunyai tempat untuk beribadah.

kumparan post embed