TNI: Firli Bahuri Dikawal Puspom Atas Permintaan KPK

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers penahanan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers penahanan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ajudan Ketua KPK, Firli Bahuri, saat ini telah ditarik kembali ke Polri. Sebagai gantinya, saat ini Firli dikawal oleh Pusat Pos Militer atau Puspom TNI.

Kapuspen TNI, Laksamana Julius Widjojono mengatakan, pengawalan Firli Bahuri oleh Puspom TNI merupakan permintaan KPK.

"Dasar surat permintaan resmi dari KPK," ujar Laksamana Julius dalam pesan singkat kepada kumparan, Jumat (27/10).

Namun ia belum menjelaskan sejak kapan pengamanan itu diberikan kepada Firli. Namun untuk diketahui, ajudan Firli yang bernama Kevin Egananta, saat ini sudah ditarik ke Bareskrim.

Ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta, tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/10/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

"Gua udah dinas di Bareskrim," kata Kevin kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/10).

Kevin tak merinci sejak kapan ditugaskan di Bareskrim Polri. Yang diketahui, kembalinya Kevin ke Polri tersebut tak berselang lama setelah dia beberapa kali diperiksa sebagai saksi dugaan pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh pimpinan KPK.

Kevin sudah dua kali dimintai keterangannya oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerasan tersebut. Pemeriksaan pertama berlangsung pada Jumat (13/10) dan pemeriksaan lanjutan pada Rabu (18/10).

Sementara Firli sendiri sudah diperiksa pada Selasa (24/10). Lalu pada Kamis (26/10), rumahnya yang ada di Jakarta Selatan dan Bekasi, digeledah penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.