Total 7 Jasad Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Teridentifikasi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keluarga korban kebakaran lapas kelas 1 Tangerang menunggu hasil identifikasi dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati, di Jakarta, Jumat (10/9/2021). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga korban kebakaran lapas kelas 1 Tangerang menunggu hasil identifikasi dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati, di Jakarta, Jumat (10/9/2021). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 7 dari 41 jasad korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Terbaru, pada Sabtu (11/9) siang, dilaporkan dua korban berhasil diidentifikasi.

Kedua korban tersebut adalah Mad Idris bin Adrismon (29) dan Ferdian Perdana bin Sukriadi (28).

"Hingga Sabtu siang, total sudah tujuh korban berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)," jelas Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti, dalam keterangannya, Sabtu (11/9).

Rika menjelaskan, Mad Idris merupakan warga Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Sedangkan Ferdian Perdana merupakan warga Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

kumparan post embed

"Mad Idris teridentifikasi melalui pencocokan sampel DNA korban dengan keluarga korban. Sementara Ferdian Perdana teridentifikasi melalui pemeriksaan medis dengan ciri khas tato yang terdapat pada tubuhnya," ungkap Rika.

Dengan tambahan dua korban yang berhasil teridentifikasi, maka kini menyisakan 34 jasad yang masih dalam proses identifikasi.

Sebelumnya, Sespusdokkes Polri Kombes Pramujoko menuturkan pihaknya berhasil mengidentifikasi kedua korban terakhir dari tato di tubuh mereka.

"Kalau kita lihat di punggungnya itu ada tulisan tato yang sangat khas, ini tato ini bukan tato cetakan, yang dibuat manual sehingga ini sangat sulit ditiru. Sangat khas sekali," tutur Pramujoko menjelaskan tato di tubuh Mad Idris.

Kapus Inafis Polri, Brigjen Pol Mashudi menunjukkan data dari korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang yang teridentifikasi saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, di Jakarta, Jumat (10/9/2021). Foto: Nugroho GN/kumparan

"Yang satu lagi ini [Ferdian] DNA-nya belum jadi, tapi dari pemeriksaan medical kita sudah yakin karena khas lagi tatonya. Ini hanya satu-satunya yang memiliki tato seperti ini, baik dari antemortem hanya satu, postmortem satu. Dengan nama Ferdian Perdana bin Sukriadi, 28 tahun," lanjutnya.

Berikut rincian tujuh korban yang telah berhasil teridentifikasi hingga Sabtu (11/9):

  1. Rudhi bin Ong Eng Cue, beralamat di Perum Liga Mas Anoman No. 03, RT. 03/001, Kelurahan Karawaci, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

  2. Diyan Adi Priyana bin Kholil, beralamat di Jalan Cermai 1 No. 15, RT. 03/04, Suradita Cisauk, Tangerang Selatan.

  3. Kusnadi bin Rauf, beralamat di Jalan Budimulia No. 39, RT 09/07, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

  4. Alfin bin Marsum, beralamat di Desa Bambu, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

  5. Bustanil Arifin bin Arwani, beralamat di Jalan Kimia Ujing, RT. 006/001 No. 8, Kelurahan Pengangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

  6. Mad Idris bin Adrismon, beralamat di Jalan Bambu Apus. RT. 006/002, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

  7. Ferdian Perdana bin Sukriadi, beralamat di Jalan Pinang, RT. 02/03, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Infografik Titik Kebakaran Lapas Tangerang. Foto: Tim Kreatif kumparan