Tour Guide di Bali Ditangkap karena Minta Paksa Uang Tip

Polisi menangkap seorang tour guide bernama I Jero Kasih (54) di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (7/1). Jero Kasih diduga meminta secara paksa tip ke tour guide berinisial WA yang sedang membawa wisatawan.
Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengaku Jero Kasih masih diperiksa intensif oleh penyidik. Perbuatan Jero Kasih dinilai merusak citra pariwisata Bali.
“Kasus ini masih dilakukan pendalaman, dan pihak pihak terkait masih akan segera kami lakukan klarifikasi, apakah ada unsur pidana. Apabila nantinya ditemukan unsur pidana, tentunya akan kami proses, karena perbuatan tersebut tidak baik untuk pariwisata Bali, khususnya di Bangli,” kata Suhaldi saat dikonfirmasi, Rabu (8/1).
Dia menjelaskan WA merupakan Guide dari Ubud, Gianyar. Awalnya, WA membawa tiga orang turis asal luar negeri ke kawasan objek wisata wisata Toya Devasya, Kintamani, dengan mengemudi sepeda motor. Satu orang turis dibonceng WA, dua turis lain saling berboncengan.
Setiba di Toya Devasya, Jero Kasih yang tengah duduk di pos guide bertanya mengenai siapa guide dua turis yang saling berboncengan. WA menyatakan dirinya bersama dua turis tersebut.
Jero Kasih lantas menawarkan jasa untuk mendampingi dua turis asing tersebut. Namun, WA menolak karena dua turis itu telah mempercayakan dirinya sebagai tour guide.
Rupanya, para turis ini tidak nyaman dan meminta untuk mencari objek wisata lain. WA mengajak para turis ini ke lokasi lain di Natural Hot Spring, yang masih di kawasan Kintamani. Mereka pamit kepada Jero Kasih dengan alasan harga tiket Toya mahal.
“Melihat rombongan tamu asing tersebut berangkat menuju Natural Hot Spring. Maka Kasih mengikuti dari belakang dengan maksud untuk mendapatkan fee (tip) dari rombongan tamu asing tersebut yang menurut perkiraan dia, bahwa dua dari tamu asing tersebut tidak ada pemandunya,” ujar Suhaldi.
Setiba di Natural Hot Spring, Jero Kasih kembali menemui WA. Jero Kasih meminta tip sebesar Rp 100 ribu kepada WA karena sudah membawa turis asing memasuki wilayah Kintamani, Bali.
“Kalau tidak dikasih dia bilang akan dicegat di jalan. Pemandu wisata dari Ubud itu memberi uang Rp 100 ribu,” kata Suhaldi.
Tak terima dengan perlakuan Jero Kasih, WA lalu membagikan cerita pemalakan ini di akun Facebooknya dan menjadi viral. Polisi lalu menangkap Jero Kasih.
