Trimedya: Hanya Sambo yang Tahu Siapa Terlibat Pembunuhan Brigadir Yosua
·waktu baca 2 menit

Kasus pembunuhan Brigadir Yosua masih menjadi misteri. Selain motif yang belum terungkap, kini banyak yang menyebut motif pembunuhan Brigadir Yosua bukan hanya masalah pribadi Irjen Ferdy Sambo.
Merespons hal ini, anggota Komisi Hukum DPR Trimedya Panjaitan menilai hanya Sambo yang tahu apakah ada oknum lain yang terseret kasus tersebut.
“Kita tidak tahu siapa pengacara Pak Sambo setelah tersangka ini. Nah, itu yang harus disampaikan Pak Sambo. Dia, kan, sudah minta maaf. Apa ada orang lain terlibat, ya, hanya dia yang tahu,” kata Trimedya saat dimintai tanggapan, Senin (15/8).
Terkait motif kuat Sambo membunuh Brigadir Yosua, Trimedya berharap agar sebelum September berkas sudah masuk ke Kejaksaan alias P21.
“Ya, motif juga harus disebutkan walaupun Pak Mahfud [Menkopolhukam] bilang di persidangan bisa saja, asal persidangan itu secepatnya dilakukan,” beber Trimedya.
“Mudah-mudahan saja kalau dulu, kan, saya bilang kalau bisa sebelum 17 [Agustus] sudah P21. Ya, mudah-mudahan saja September sudah bisa sidang, kita bisa menyaksikan dari persidangan walaupun kita tidak tahu sesensitif apa isunya,” tandas Trimedya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan anggota yang dimutasi akibat tidak profesional dalam penanganan kasus. Di antaranya ada sejumlah Pati Polri, yaitu Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali selaku Karoprovos Divisi Propam Polri.
Lalu di jajaran Pamen yaitu Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri, Kombes Susanto selaku Kabaggakum Biro Provos Divisi Propam Polri, AKBP Jerry Raymond Siagian selaku Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kemudian anggota polisi berpangkat AKBP, Kompol, serta para Bintara.
