Truk Kontainer Maut di Bekasi Melaju 60 Km/Jam, Ada Bekas Rem
ยทwaktu baca 2 menit

Polisi tengah menyelidiki kecelakaan maut truk kontainer yang menewaskan 10 orang di Jalan Sultan Agung Kranji, Kota Bekasi, tepatnya di depan halte SDN Kota Baru 2. Dari hasil pemeriksaan sementara, truk saat itu melaju dengan kecepatan di atas 60 km/jam.
"Untuk sementara yang kami lihat adalah letak perseneling, ada di gigi 3. Kami duga kecepatannya masih di atas 60 km per jam, ini masih kita duga," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman di lokasi, Rabu (31/8).
Latif belum bisa memastikan apakah penyebab kecelakaan karena rem blong atau sopir mengantuk. Sebab, polisi masih menemukan ada bekas ban hasil mengerem di sekitar lokasi.
"Karena dilihat dari tipe jalan ini tidak menurun dan kalau dilihat ini ada bekas rem dan ini menabrak orang yang sedang di halte. Terakhir menabrak tiang [BTS] Telkomsel. Tiang Telkomsel ini juga jatuh ke jalan dan menimpa kendaraan pikap, dan orangnya juga meninggal," jelas Latif.
Usai kejadian, Latif menjelaskan, sopir truk yang identitasnya belum diketahui itu telah diamankan untuk dimintai keterangan.
"Sopir juga sudah kita amankan, nanti akan kita tanya tujuannya dari mana ke mana," terangnya.
Kecelakaan itu terjadi pada Rabu (31/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 30 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. 10 orang di antaranya tewas, sementara 20 lainnya luka-luka.
Para korban kini juga telah dibawa ke RSUD Bekasi Kota dan RS Ananda guna mendapat penanganan lebih lanjut.
Lokasi kejadian yang berada di depan SDN Kota Baru 2 dan 3 Bekasi membuat para korban juga terdiri dari siswa SD. Mereka tengah menunggu jemputan di halte depan sekolah.
