Trump: Kim Jong Un Sangat Buruk Kritik Serangan AS di Suriah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)

Korea Utara mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat ke Suriah, Jumat (7/4) lalu. Lewat agensi berita nasional KCNA, Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut serangan AS ke Suriah tak bisa dimaafkan.

Menanggapi hal itu, Presiden AS Donald Trump menyebut pemimpin Korut Kim Jong Un bertindak sangat buruk. Hal itu dikatakan Trump sebelum menghabiskan akhir pekannya ke Mar-a-Lago Resort di Florida.

"Dia bertindak sangat buruk. Sangat-sangat buruk," kata Trump seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/4).

"Selama akhir pekan ini para pejabat pemerintahan melakukan pertemuan untuk membahas Korut," lanjut dia.

Baca juga: Trump Kirim Kapal Induk ke Korea

Kim Jong Un (Foto: KCNA/via REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Kim Jong Un (Foto: KCNA/via REUTERS)

Sementara Korut menyebut tindakannya memperkuat militer dalam negerinya benar. “Serangan itu membuktikan bahwa keputusan kami untuk memperkuat kapabilitas militer kami terbukti tepat,” perwakilan Kementerian Luar Negeri Korut.

Baca juga: Menlu AS: Tak Ada Alasan Rusia Balas Serangan AS di Suriah

Padahal, awal bulan ini, Korea Utara menguji coba rudal taktikal dengan kelas Scud yang memiliki jangkauan sejauh 180 kilometer. Sedangkan Maret lalu, Korea Utara juga meluncurkan empat rudal balisik dari Tongchang Ri dan menempuh jarak 1000 kilometer sebelum jatuh ke Laut Jepang.

Baca juga: Serang Suriah, AS Targetkan Gulingkan Presiden Bashar

Ilustrasi kapal perang meluncurkan rudal tomahawk. (Foto: wikimedia commons)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal perang meluncurkan rudal tomahawk. (Foto: wikimedia commons)

Sementara itu pada awal Februari lalu, negara otoritarian pimpinan Kim Jong Un itu juga meluncurkan sebuah rudal balistik jarak menengah bernama Pukguksong-2 ke Laut Jepang.