Unnes Rugi Rp 35 Juta Usai 13 Demung Gamelan Dicuri, Ini Tampang Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaku pencuri 13 demung gamelan yang hilang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku pencuri 13 demung gamelan yang hilang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengalami kerugian hingga Rp 35 juta akibat pencurian 13 bilah demung gamelan. Pelaku diduga juga beraksi di UGM dan kampus lain.

Wakil Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni Unnes Muhammad Burhanuddin mengatakan, peristiwa pencurian itu diduga terjadi pada Jumat (17/4) lalu. Gamelan itu tersimpan di Gedung B7 yang digunakan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa, khususnya jurusan seni musik dan seni tari.

"Pada hari Jumat itu perkuliahan berjalan seperti biasa. Ruangan juga dipakai untuk berbagai mata kuliah, tidak hanya musik tradisional, tapi juga kelas lain seperti gitar. Namun kehilangan baru disadari pada Senin (20/1) kemarin," ujar Burhan, Rabu (22/4).

Mengetahui hal tersebut, pihak kampus langsung melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV. Pelaku diduga masuk ke Gedung B7 sekitar pukul 12.20 WIB dan keluar sekitar pukul 12.40 WIB.

"Pelaku terlihat masuk ke laboratorium seni musik dan tari, tempat gamelan disimpan. Bahkan, pelaku juga diduga sempat masuk ke Gedung P8," jelas dia.

Burhan menduga pelaku merupakan orang yang sama yang mencuri bilah demung di kampus UGM dan kampus lainnya.

Penampakan 13 demung gamelan yang hilang dicuri. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

"Ada kemiripan dengan kasus pencurian alat musik tradisional di Yogyakarta dan Solo. Karena ada laporan dari ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta dan Solo juga UGM kalau ada kehilangan," ungkap Burhan.

Ia menyebut, 13 bilah demung gamelan yang hilang itu bernilai sekitar Rp 35 juta karena dibuat dari perunggu yang berkualitas. Satu bilah demung memiliki berat 2,5 sampai 3 kilogram.

"Kalau kerugian itu bisa sampai Rp 35-an juta, karena satu bilah harganya sampai Rp 3 juta. Itu kami pesan yang sangat bagus," sebut dia.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke aparat kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia berharap pelaku segera ditangkap.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Saat ini juga sudah dilakukan olah TKP dan penelusuran CCTV," kata Burhan.