Untuk Pemudik: Apa yang Harus Dilakukan saat Terjebak Macet dan Kebelet Pipis?
ยทwaktu baca 3 menit

Macet menjadi persoalan klasik saat mudik. Mau mudik via Tol TransJawa atau juga via Pelabuhan Merak, Banten, macet selalu mengadang.
Nah, urusan macet ini bisa menjadi persoalan besar kala kebelet pipis atau buang air kecil. Banyak pemudik yang lebih memilih menahan pipis hingga berjam-jam kala terjebak macet, padahal ini tidak baik.
Seperti dikutip dari twitter dokter senior Zubairi Djoerban di akun @ProfesorZubairi, Sabtu (30/4), dia memberi edukasi ke pemudik soal urusan pipis ini.
"Ketika Rest area dan toilet masih jauh, dorongan untuk pipis amat besar, sementara kita cuma bisa duduk di dalam mobil tanpa daya karena terjebak macet di Cikampek atau di Pelabuhan Merak. Berbahayakah menahan pipis dalam jangka waktu lama?" kicau Prof Zubairi yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Prof Zubairi kemudian memberi penjelasan soal urusan menahan pipis ini. Berikut rangkaian kicauan twitternya:
Berapa lama dapat menahan pipis dengan aman?
Tiap orang bervariasi, karena berdasarkan seberapa banyak dan apa jenis minuman yang dikonsumsinya.
Idealnya berapa kali per hari dan tiap berapa jam seseorang itu harus pipis?
Kalau bisa tiap tiga jam kita mengosongkan kandung kemih secara teratur. Frekuensinya sekitar 8-10 kali per hari.
Apa dampak menahan pipis?
Menunda sesekali tidak akan mengancam kesehatan. Akan jadi berbahaya ketika terlalu sering mengabaikan keinginan pipis dan menjadi kebiasaan.
Yang terjadi ketika menahan pipis selama 10 jam lebih?
Anda mungkin akan mengalami retensi urine, yang berarti otot-otot di kandung kemih tidak dapat rileks dan jadi susah pipis.
Kandung kemih bisa pecah?
Dalam skenario tertentu bisa saja terjadi. Namun amat jarang.
Yang harus dilakukan setelah berjam-jam menahan pipis?
Lakukan perlahan dan tunggu sekitar satu menit lagi setelah merasakan sensasi "selesai". Kemungkinan masih ada lebih banyak urine di kandung kemih dan pastikan semuanya keluar.
Beberapa orang sering pipis, kenapa?
Sebagian perempuan yang telah memiliki anak, akan memiliki keinginan pipis lebih sering-- yang disebabkan melemahnya otot dan stimulasi saraf. Itu wajar.
Dorongan pipis lebih sering juga terjadi jika Anda kerap minum kopi dan teh.
Menahan pipis menyebabkan Infeksi Saluran Kemih (ISK)?
Cuma menahan tidak akan ISK. Infeksi terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih.
Namun, jika Anda sering tidak mengosongkan kandung kemih secara teratur, bakteri lebih mungkin untuk berkembang biak.
Berisiko ISK jika minum air sedikit?
Betul, sebab kandung kemih tidak akan cukup penuh mengirim sinyal untuk buang air kecil.
Dus, bakteri yang ada di sistem saluran kemih akan berkembang biak, dan berpotensi menyebabkan infeksi.
Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)?
Sering ingin pipis, urine bau menyengat, urine keruh, nyeri panggul, ada darah dalam urine.
Hal yang membantu saat menahan pipis?
Jaga agar punggung tetap lurus untuk mengurangi tekanan pada kandung kemih dan upayakan suhu mobil tidak terlalu dingin. Upayakan juga jangan sampai bersin dan tertawa berlebihan.
Bila sudah darurat dan situasinya terjebak macet, pipis saja di dalam botol. Lebih baik lagi jika Anda sudah menyiapkan kantong pipis.
Selamat mudik!
