Update Corona di Jabar: 73 Positif, 10 Meninggal, 5 Sembuh

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona. Foto: NEXU Science Communication/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: NEXU Science Communication/via REUTERS

Data pasien yang positif terinfeksi corona di Jabar kembali bertambah. Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) yang diperbarui pada Rabu (25/3) pukul 17.15 WIB terlihat angka pasien yang positif terinfeksi melonjak menjadi 73 pasien (sebelumnya 60).

Pasien yang terinfeksi tersebut berasal dari berbagai wilayah di Jabar seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bogor hingga Kota Bandung. Akan tetapi, data Pikobar tidak menyebut usia serta jenis kelamin pasien yang terinfeksi corona.

Sementara itu, pasien positif corona yang meninggal dunia masih berjumlah sepuluh pasien. Dari data tersebut, dua dari sepuluh pasien yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Bekasi sedangkan satu pasien lainnya asal Kabupaten Bandung yang meninggal dunia di RS Hasan Sadikin.

Adapun dari visualisasi peta yang ditampilkan, terlihat ada satu pasien lainnya asal Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Kuningan yang meninggal dunia. Dengan demikian, ada dua pasien lagi yang belum diketahui domisilinya.

Selain jumlah pasien yang meninggal dunia, adapula lima pasien positif Corona yang telah sembuh. Mereka berasal dari berbagai wilayah antara lain Kota Bandung, Kota Depok, hingga Kabupaten Purwakarta.

Adapun orang yang berstatus dalam pemantauan (ODP) total tercatat berjumlah 3.669 orang. Dari angka tersebut, 2.405 masih dipantau sedangkan 1.264 sudah selesai dipantau. Mereka diketahui dipantau selama dua pekan atau 14 hari.

Sementara itu, pasien yang berstatus berada dalam pengawasan (PDP) total berjumlah 572. Adapun 112 pasien diketahui sudah selesai diawasi sedangkan 460 pasien masih menjalani pengawasan. --------- kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!