Usai Bom di Makassar, Pengamanan di Katedral Jakarta Ditingkatkan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi Cek Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta.  Foto: Humas Polres Jakpus
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi Cek Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta. Foto: Humas Polres Jakpus

Peningkatan pengamanan dilakukan tidak hanya di sejumlah gereja di Makassar atau Sulsel saja. Di Jakarta, pengamanan di tempat ibadah juga ditingkatkan.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi melakukan pengecekan langsung ke Gereja Katedral di Jakarta Pusat. Ia didampingi oleh Komandan Kodim 0501/JP BS Kolonel Inf Luqman Arief.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi Cek Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta. Foto: Humas Polres Jakpus

Di sana Hengki dan Luqman bertemu dengan pengurus gereja. Mereka memastikan keamanan gereja pasca terjadinya bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi.

"Kita tingkatkan penjagaan dan patroli, serta menempatkan personel pengamanan di gereja ataupun tempat ibadah lainnya," kata Kombes Hengki dalam keterangannya, Minggu (28/2).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi Cek Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta. Foto: Humas Polres Jakpus

Hengki mengatakan patroli skala besar akan dilakukan pihaknya bersama TNI dan Pam Swakarsa. Pihaknya juga akan memastikan CCTV di sejumlah rumah ibadah berfungsi dengan baik sebagai alat pemantau.

"Kami juga akan membangun mekanisme screening entry terhadap orang yang akan masuk ke gereja atau tempat ibadah," kata Hengki.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi Cek Pengamanan di Gereja Katedral Jakarta. Foto: Humas Polres Jakpus

Tidak hanya Gereja Katedral, Hengki juga berencana mengunjungi tempat ibadah lainnya.

"Sambang dan tatap muka kepada pengurus dan jemaat ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman," tutup Hengki.