Usut Masalah Venue PON Aceh-Sumut, Bareskrim Koordinasi dengan Kemenpora

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Ilustrasi Bareskrim Polri. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bareskrim Polri. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sejumlah Venue PON Aceh-Sumut tengah menjadi sorotan karena fasilitas yang tidak memadai serta jauh dari kata layak. Menpora Dito Ariotedjo juga turut bereaksi keras atas kondisi venue tersebut.

Salah satu venue yang cukup disorot berada di Deli Serdang, Sumatera Utara. Di sana para atlet PON harus menghadapi fasilitas yang kurang layak untuk sekelas kompetisi tingkat nasional. Jalan ke lokasi venue harus melewati jalan berlumpur, bahkan ada menggunakan terpal. Pengerjaannya tak sesuai spek dan belum tuntas 100 persen.

Wadirtipidkor Bareskrim Polri, Kombes Arief Adiharsa, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mendalami masalah tersebut.

"Koordinasi sudah dilakukan melalui satgas pendampingan giat PON XXI Aceh dan Sumut Mabes (Bareskrim Polri)" kata Arief Adiharsa, melalui pesan singkat pada Rabu (11/9).

Beberapa waktu lalu, Menpora, Dito Ariotedjo, juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Bareskrim Polri untuk mengusut permasalahan tersebut. Dia juga mengatakan, pihaknya terbuka atas keluhan dari masyarakat.

"Masalah ini kami sudah melaporkan dan juga koordinasi ke kejaksaan Agung di Jamintel dan juga Bareskrim Polri untuk menelusuri dan memastikan ini yang namanya pengerjaan ini harus sesuai spek dan 100 persen," ungkapnya.

Sejumlah pemain voli PON XXI Aceh-Sumut melewati jalan berlumpur di GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

"Ya pastinya ini kan semuanya harus ada domain aturannya nah dengan ini kita akan melihat apakah pembangunannya sesuai kontraknya apakah speknya sesuai? Pastinya keluhan-keluhan yang memang berdampaknya masif pastinya akan kita tindak tegas," sambung dia.

Salah satu yang langsung mendapat perhatian adalah venue dari cabang olahraga bola voli. Dia menyebut permasalahan akses yang kemudian viral di sosial media itu sudah dikoordinasikan agar segera diselesaikan.

"Yang terkait kemarin venue voli, di mana setelah kita dapat laporan. Pertama, kami langsung bersama PUPR mencari solusi langsung dibangun, langsung dipercepat prosesnya dan karena hal ini beberapa ada beberapa keluhan masyarakat," tutup dia.