Ventilator Buatan ITB untuk Pasien Corona Selesai Uji Klinis, Segera Diproduksi

Upaya pemenuhan ventilator dengan produksi dalam negeri untuk penanganan virus corona telah dimulai. Ventilator karya Institut Teknologi Bandung telah lulus uji klinis Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kemenkes.
Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan ventilator tersebut kini segera diproduksi.
"Sudah ada 4 prototype ventilator yang selesai pengujian alatnya oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kemenkes dan saat ini yang sedang menjalani uji klinis," ungkap Bambang usai ratas bersama Presiden Jokowi secara virtual, Senin (11/5).
"Bahkan 1 di antara 4 itu, yang berasal dari ITB itu, sudah selesai uji klinis dan diharapkan bisa segera masuk fase produksi," imbuhnya.
Sementara itu, 3 prototype ventilator lainnya merupakan milik Universitas Indonesia; BPPT; dan PT Dharma. Ketiganya kini masih menyelesaikan uji klinis di Kemenkes.
"(Tiga) Itu masih akan menyelesaikan uji klinis dalam hari-hari ini. Sehingga kemungkinan minggu depan produksi dalam jumlah besar sudah bisa dilakukan," ucapnya.
Bambang mengatakan kapasitas produksi ventilator per pabrik kira-kira akan mencapai 100 unit per minggu. Namun, ia tak mendetailkan jumlah pabrik yang akan memproduksi ventilator tersebut.
"Jadi diharapkan ini bisa mengejar kebutuhan ventilator kita yang memang masih cukup besar di berbagai tempat di Indonesia," kata Bambang.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
