Video Iklan 'Beragam' Ahok-Djarot Bisa Jadi Masalah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ahok kampanye di gandari selatan, Jakarta. (Foto: Johannes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok kampanye di gandari selatan, Jakarta. (Foto: Johannes Hutabarat/kumparan)

Video iklan Ahok-Djarot menuai kontroversi. Salah satu adegan memperlihatkan pria berpeci dan bersorban mengepalkan tangan dengan latar spanduk 'ganyang Cina'.

Baca juga: Ketua MUI: Video Kampanye Ahok-Djarot Sebaiknya Dihapus

Sebenarnya video itu tentang kebhinekaan. Tapi momen pria berpeci itu yang banyak menuai protes.

Kampanye Ahok Djarot. (Foto: Tim Media Ahok Djarot)
zoom-in-whitePerbesar
Kampanye Ahok Djarot. (Foto: Tim Media Ahok Djarot)

"Kaum santri memiliki saham kontribusi besar dalam pendirian republik dan pembangunan bangsa. Secara kultural, kopiah dan sarung adalah identitas kaum santri dalam konteks nusantara," kata Katib Syuriyah PBNU KH Asrorun Niam saat berbincang, Senin (10/4).

Di bagian video tersebut ada visualisasi kaum santri yang digambarkan anarkis, tentu ini bisa jadi masalah

Menurut Niam, jangan sampai kampanye untuk urusan politik malah merendahkan kelompok yang lain.

Baca juga: Video Kampanye Keberagaman Ahok-Djarot Tuai Kontroversi

"Tidak elok membangun stigma terhadap satu kelompok hanya untuk merendahkan, sementara punya tujuan untuk mengangkat yang lain, terlebih temanya soal kebersamaan," tutup dia.

X post embed