Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
29 Jul 2025
Akses Rumah Ditutup, Siswi SD Ini ke Sekolah Lewat Kali
Siswa SD umur 7 tahun di Semarang, ortunya berkonflik terkait kepemilikan tanah. Padahal, pagi itu, Senin (28/7), dia tampak semangat karena ada pelajaran kesukaannya, Matematika. Tapi, gara-gara akses rumahnya ditutup imbas sengketa, dia mesti lewat kali di belakang rumahnya. Kata ayahnya, Juladi, dirinya sudah menempati rumah itu sejak 2011. Dia ngaku beli dari seseorang bernama Zainal dengan cara mencicil, ada hitam di atas putih tapi tanpa materai. Setelah Zainal meninggal, tanah berganti pemilik ke adiknya, Sri Rezeki. Juladi pun dituduh menyerobot tanah, kasus dibawa ke PN Semarang dan Sri menang. Juladi tak terima, ajukan banding. Namun, pada 24 Juli 2025, Sri tutup akses rumah Juladi pakai seng. Otomatis, akses keluar-masuk satu-satunya cuma lewat bantaran kali di belakang rumah. Menurut kuasa hukum Sri, Juladi tak bisa tunjukkan bukti kepemilikan tanah. Soal penutupan akses rumah, katanya, karena Juladi dianggap sering bikin resah.
comment

0 Komentar

Belum ada komentar