

kumparanNEWS
3 Feb 2026
Peci Batik Khas Jogokariyan: Dari Kain Perca, Kini Mendunia
Peci Batik Jogokariyan kini menjadi salah satu ikon Kampung Jogokariyan, Kota Yogyakarta. Produk ini dirintis perajin lokal Jardiyanto sejak 2015, berawal dari pelatihan pemanfaatan kain perca batik yang digelar LPMK Mantrijeron.
Penjualan kemudian berkembang secara daring dan menarik pembeli dari luar negeri, termasuk Belanda, Malaysia, China, Australia, hingga negara-negara Eropa. Usaha ini terus tumbuh dengan dukungan pinjaman usaha dan program CSR, serta mempekerjakan warga sekitar. Saat ini, sekitar 48 orang terlibat dalam produksi dan penjualan, dengan kapasitas hingga 100 peci per hari dan puluhan motif yang tersedia.
Harga Peci Batik Jogokariyan berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Omzet usaha ini mencapai Rp 200 juta per bulan. Sebagian keuntungan, sekitar 5 persen, disumbangkan untuk Masjid Jogokariyan, sementara lebih dari 10 persen laba bersih dialokasikan untuk kegiatan kemaslahatan umat.
0 Komentar
Belum ada komentar
