

kumparanNEWS
9 Apr 2026
Komdigi Akan Evaluasi Sistem IGRS
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bakal mengevaluasi sistem Indonesian Game Rating System usai muncul polemik rating game di Steam yang dinilai janggal.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyebut evaluasi ini dilakukan karena implementasi penuh IGRS baru berjalan pada 2026 dan masih ditemukan celah dalam praktiknya.
IGRS sendiri dirancang sebagai panduan bagi orang tua untuk memastikan game yang dimainkan anak sesuai usia, lewat sistem rating seperti 3+, 7+, 13+, 15+, hingga 18+. Namun, mekanisme yang saat ini mengandalkan self-assessment dan self-declaration dari developer dinilai masih berpotensi menimbulkan kesalahan.
Komdigi akan melibatkan pelaku industri dan asosiasi game untuk membenahi sistem agar lebih transparan dan akuntabel. Mereka menegaskan, evaluasi ini penting demi perlindungan konsumen, mengingat sistem klasifikasi game di Indonesia sudah lama belum berjalan optimal.
0 Komentar
Belum ada komentar
