

kumparanNEWS
13 jam
Dugaan Malapraktik Pengangkatan Rahim Ibu di Medan
Mimi Maisyarah (48) diduga jadi korban malapraktik pengangkatan rahim tanpa persetujuan keluarga oleh sebuah RS di Medan. Mimi dirujuk ke RS itu usai periksa nyeri perut di klinik. Ia lalu didiagnosis mengidap miom uteri, yakni daging tumbuh di dinding rahim.
Mimi kemudian jalani operasi pengangkatan miom selama 3,5 jam. Tapi, kemudian muncul infeksi nanah di bekas jahitan operasi di perut Mimi. Ia kembali ke RS itu untuk mempertanyakan infeksi tersebut. Mimi lalu jalani perawatan selama 5 hari.
Infeksi nanah yang dialami Mimi tak kunjung membaik. Namun, ia menolak tawaran perawatan di sana dan berniat pindah RS. Di RS lain, dengan membawa laporan RS pertama, Mimi diberi tahu rahimnya sudah diangkat.
Menurut Mimi, RS tempatnya dioperasi hanya mengangkat miom, tak minta persetujuan pengangkatan rahim. Pihak Mimi telah melayangkan somasi dan berencana melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumut bila tak ada kejelasan.
0 Komentar
Belum ada komentar
