Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
26 Apr 2026
Kisah Penjual Tempe di Pati Berangkat Haji
Siti Nafiah (58), warga Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, akhirnya bisa berangkat haji setelah menabung dari usaha jualan tempe selama sekitar 20 tahun bersama suaminya, Winoto (65).⁠ ⁠ Dengan modal awal sekitar Rp 500 ribu per pekan, Nafiah mengolah kedelai dan menitipkan tempe ke warung-warung. Dari penghasilan harian sekitar Rp 150 ribu, ia menyisihkan tabungan sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu per minggu, meski kerap terkendala kebutuhan rumah tangga.⁠ ⁠ Nafiah mendaftar haji pada 2012 dan harus menunggu selama 14 tahun. Selama itu, ia tetap konsisten berproduksi sekitar delapan kilogram kedelai per hari sambil menabung sedikit demi sedikit.⁠ ⁠ Kini, Nafiah dan suaminya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026 melalui Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Selain untuk berhaji, usaha tempe tersebut juga berhasil menghidupi keluarga dan menyekolahkan ketiga anaknya hingga perguruan tinggi.⁠
comment

0 Komentar

Belum ada komentar