

kumparanNEWS
26 Apr 2026
Kisah Perjalanan Haji Mbah Sarjo, Lansia Tunanetra
Mbah Sarjo Utomo (71), warga Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo, menunaikan ibadah haji meski telah kehilangan penglihatan sejak 1992 akibat virus herpes dan kegagalan operasi.
Ia menyebut haji sebagai bekal untuk menghadap Allah, sekaligus perjalanan batin yang telah lama dipersiapkan dengan memperdalam keimanan melalui kajian.
Untuk berangkat ke Tanah Suci, Mbah Sarjo menjual pekarangan kebunnya dan mendaftarkan haji untuk dirinya, istri, serta anaknya.
Setelah menunggu, ia akhirnya berangkat bersama kloter pertama Yogyakarta dan tiba di Madinah pada 22 April 2026, dengan harapan ibadah hajinya diterima dan dosa-dosanya diampuni.
0 Komentar
Belum ada komentar
