

kumparanNEWS
2 Mei 2026
Israel Klaim Hancurkan 2 Terowongan Bawah Tanah Lebanon
Militer Israel mengklaim telah menemukan dan menghancurkan dua terowongan bawah tanah yang diduga dibangun oleh pasukan militan Lebanon di wilayah selatan, dekat Qantara. Rekaman yang dirilis Israel Defence Forces (IDF) menunjukkan bagian dari jaringan terowongan, disebut sekitar 10 km dari komunitas di utara Israel.
IDF menyebut terowongan itu dibangun selama sekitar satu dekade dan diduga didanai oleh Iran, meski tanpa bukti yang dipublikasikan. Di dalamnya, terdapat senjata, ruang tinggal, tangki air, sampai perlengkapan untuk menetap dalam jangka panjang. Salah satu terowongan juga dilaporkan punya sekitar 10 ruang tidur yang digunakan untuk menampung anggota.
Operasi darat dan udara Israel di Lebanon dimulai pada 2 Maret 2026 lalu, setelah militan Lebanon melancarkan serangan balasan ke Israel terkait insiden di Iran yang menewaskan pemimpin tertingginya. Sejak konflik berlangsung, lebih dari 1 juta orang dilaporkan mengungsi dan sedikitnya 2.509 orang tewas.
0 Komentar
Belum ada komentar
