Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
2 Mei 2026
'Palang Terbuka Kayak Mau Drag Race, Padahal Relnya Ada Dua'
Pakar otomotif, Rifat Sungkar, turut menyoroti insiden KRL tertabrak KA di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu. Tabrakan terjadi setelah insiden lain, yakni tertempernya sebuah taksi oleh KRL lain di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Rifat pun menyinggung rendahnya kesadaran masyarakat saat melintas di perlintasan kereta, terutama ketika palang mulai terbuka setelah kereta lewat. Menurut Rifat, banyak pengendara yang terburu-buru melintas tanpa memikirkan lagi risikonya, apalagi jalur kereta umumnya terdiri dari dua rel dengan arah berbeda. “Pintu kereta masih terbuka, tapi karena tidak ada garis pembatas dan kurangnya kesadaran, orang-orang seperti mau balapan. Begitu satu kereta lewat, langsung jalan,” ujarnya dalam live kumparan, Kamis (30/4). Ia mengingatkan, kondisi tersebut sangat berbahaya karena masih ada kemungkinan kereta lain melintas dari arah berlawanan di rel sebelahnya.
comment

0 Komentar

Belum ada komentar