

kumparanNEWS
3 Mei 2026
Kisah Babeh Is, Penjaga Perlintasan Kereta Sebidang di Tebet
Di tengah hiruk-pikuk perlintasan sebidang di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sosok Ismail (65) atau akrab disapa Babeh Is, tetap setia jalankan perannya sebagai penjaga palang kereta selama dua dekade lebih.
Dari pos sederhana, ia mengawasi lalu lintas kereta yang melintas di antara Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet, bantu warga dan pengendara yang melintas agar tetap aman.
Awalnya, pos penjagaan itu dibentuk sebagai inisiatif warga untuk memberdayakan mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Berbekal pengalaman panjang, Babeh Is mengandalkan insting dan hafalan jadwal kereta.
Meski perlintasan sudah dilengkapi paving dan pembatas yang lebih layak berkat dukungan pihak KAI, kerja Babeh Is tetap penuh risiko. Ia kerja gantian dan hanya mengandalkan uang sukarela dari para pengguna jalan.
Pendapatannya tak tentu, kadang Rp 50 ribu per shift. Meski begitu, ia tetap bertahan, mengutamakan keselamatan para pelintas sebagai kepuasan utama dalam pekerjaannya.
1
0 Komentar
Belum ada komentar
