Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
6 Mei 2026
7 Tahun Bertaruh Nyawa Meniti Rezeki Jadi Gondolaman
Berbekal Rp 100 ribu dari orang tua, Ardi Suhardi memulai langkahnya sebagai kenek bangunan dari Pandeglang ke Jakarta. Perjalanan pada 2018 itu membawa Ardi menjalani kesehariannya sebagai petugas rope access atau “gondolaman”. Kini, sudah 7 tahun Ardi menekuni profesi itu. Sehari-hari Ardi bergantung pada tali di antara bangunan bertingkat, membersihkan kaca hingga melakukan perbaikan, dengan risiko tinggi. Meski sudah 7 tahun, Ardi bukan pekerja tetap. Ia berpindah-pindah vendor, dalam sebulan bersihkan 2-3 gedung, penghasilannya Rp 300-500 ribu per hari. Rezeki itu dia cukup-cukupkan untuk menanggung istri dan anaknya di kampung halaman. Sosok yang pernah bercita-cita jadi ustaz itu tak menampik, ada rasa takut yang selalu ikut setiap naik ke ketinggian. Tapi bagi Ardi, diam bukan pilihan. “Yang penting jangan nganggur. Mau kecil atau besar, rezeki sudah ada yang ngatur.”
1
comment

0 Komentar

Belum ada komentar