Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
6 Mei 2026
Guru di NTT Jalan 6 Km Menembus Hutan, Digaji Rp 150 Ribu
Yustina Yuniarti, seorang guru honorer di SDK Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela, membuktikan bahwa dedikasi sering kali jauh lebih besar daripada imbalan materi. Yustina telah mengabdi selama 11 tahun. Jalur yang ia lalui bukanlah jalan beraspal mulus, melainkan jalan setapak berbatu, menembus hutan, dan berkelok di pinggiran jurang. Bahkan, ia hanya beralaskan sandal jepit. Yustina hanya menerima gaji sebesar Rp 150 ribu per bulan yang berasal dari iuran komite sekolah. Angka ini jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sekolah yang menampung 34 siswa ini juga mengalami keterbatasan ruang kelas. Satu ruangan harus digunakan untuk dua tingkat kelas dengan pembatas sekat. Belum lagi minimnya fasilitas serta ketiadaan jaringan internet.
3
comment4

4 Komentar