

kumparanNEWS
27 Agt 2026
Prabowo Minta Maaf Sekolah NU Belum Dapat Panel Interaktif
Presiden Prabowo Subianto meminta maaf belum memberikan interactive flat panel atau panel interaktif kepada sekolah-sekolah yang dikelola Nahdlatul Ulama (NU). Ia berjanji akan memberikan masing-masing sekolah 4 unit.
"Saya mau minta maaf kepada Nahdlatul Ulama, karena saya baru tahu bahwa layar interaktif panel, banyak sekolah-sekolah, pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama yang belum menerima. Ini adalah ketlingsutan administrasi," kata Prabowo saat pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8).
Menurutnya ini merupakan persoalan administrasi. Pasalnya, karena sekolah dan pesantren merupakan di bawah naungan Kementerian Agama, bukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Namun dia memastikan bahwa hal ini tidak akan menjadi permasalahan.
Meskipun terlambat, pemerintah akan memberikan layar interaktif digital ke sekolah dan pesantren NU. Bahkan menambahnya jumlahnya dari jatah yang diberikan kepada sekolah negeri. "Semua sekolah-sekolah NU akan menerima layar interaktif sama dengan semua sekolah negeri," katanya.
šø: Dok. YouTube Sekretariat Presiden.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.ā
ā š: newsupdate | update | news | svt | R169 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
0 Komentar
Belum ada komentar
