

kumparanNEWS
24 jam
Mahasiswa UGM Minta Maaf atas Kekerasan Seksual ke 21 Korban
Seorang mahasiswa Teknik Geodesi UGM bernama Alvito Aji Syukron Baihaqi membuat video permintaan maaf atas tindakan kekerasan seksual yang dilakukannya.
Dalam unggahannya, dia menyebut kekerasan seksual tersebut dilakukan terhadap 21 korban, baik laki-laki maupun perempuan. "Di sini saya memohon maaf kepada 21 korban saya," katanya dalam video tersebut.
Dia mengaku melakukan sejumlah tindakan pelecehan, mulai dari mengajak korban menginap atau check-in di hotel hingga melakukan tindakan lainnya. "Saya ada gestur tangan seperti pat-pat, dan juga saya ada gestur tangan juga, menoel-noel lengan. Dan saya juga ada yang gestur tangan juga mengenai noel-noel dan berkata pulen," katanya.
"Terus juga saya ada berkomentar mengenai baju, baju baggy. Terus juga saya berkomentar mengenai bentuk tubuh, slim, kecil. Dan saya juga melakukan komentar saat melakukan survei dengan berkomentar badan 'badan yang pas'. Terus juga aku ada berkata kalau orang yang polos biasanya lebih gacor di ranjang," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) diduga melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Dugaan tindak KBGO tersebut disebut dilakukan melalui sebuah grup chat yang beranggotakan 40 orang.
šø:: Dok. UGM, Instagram @teknikugm.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.ā
ā š: newsupdate | update | news | videonews | R169 | E164 | V165
#bicarafaktalewatberita #kumparan
0 Komentar
Belum ada komentar
