News
·
16 November 2020 19:08

Viral Cerita Akun Palsu Rekrutmen PT KAI Minta Pelamar Kirim Video Vulgar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Cerita Akun Palsu Rekrutmen PT KAI Minta Pelamar Kirim Video Vulgar  (140915)
Logo baru PT KAI Foto: Dok. Humas KAI
Sebuah akun Instagram mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan username @recruitmentkai membuat heboh warganet. Akun tersebut meminta pelamar kerja untuk membuat video sebagai persyaratan dari lowongan pekerjaan yang didaftar. Namun anehnya video itu justru harus menampakkan bagian pundak dan perut pelamar.
ADVERTISEMENT
Cerita itu diunggah oleh akun Instagram @drama.kereta. Dalam unggahannya, terdapat tangkap layar pesan pribadi Instagram antara @recruitmentkai dengan seorang pelamar kerja.
Awalnya ia menanyakan apakah sang pelamar memiliki luka di bagian pundak dan perut. Kemudian sebagai bukti, pelamar diminta untuk mengirimkan video berdurasi 30 detik yang menampakkan bagian pundak dan perut.
“Durasi 30 detik saja kaka pakai tanktop aja relax ka yang penting memperlihatkan pundak kanan kiri dan perut ka,” tulis @recruitmentkai melalui pesan pribadi kepada pelamar.
Kepala Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Supandi, mengatakan bahwa rekrutmen tersebut tidak benar. Ia juga menyebutkan bahwa akun Instagram tersebut bukanlah akun resmi KAI.
“Hoaks. Akun KAI resmi bukan itu,” jelas Supandi kepada kumparan, Senin (16/11).
ADVERTISEMENT
Ditegaskan juga oleh Humas PT KAI, Joni Martinus, bahwa tidak ada proses wawancara online yang mengharuskan pelamar untuk mengirimkan video menunjukkan bagian tubuh.
“Selain itu tidak ada interview secara online dan disertai pengiriman video untuk menunjukkan bagian tubuh apa pun dalam proses rekrutmen,” pungkas Joni.
Joni juga mengimbau masyarakat agar tidak tertipu pada oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan PT KAI. Informasi mengenai rekrutmen pegawai dapat dilihat dalam situs resmi KAI.
“KAI mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu akan penipuan berkedok rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero). Semua informasi rekrutmen hanya diumumkan melalui website resmi KAI di recruitment.kai.id,” tuturnya.
“Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut agar dapat mengabaikannya. Dalam proses rekrutmen, KAI tidak memungut biaya sepeserpun seperti uang muka, uang tanda jadi, penggantian biaya akomodasi atau segala jenis biaya serupa,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
PT KAI juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan jeli jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen.
“KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian dan tidak meneruskan/menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang terindikasi palsu untuk menghindari semakin banyaknya orang yang tertipu oleh oknum pembuat rekrutmen palsu tersebut,” tutupnya.