Viral Video Oknum Ojol Pidato 'Lapar Bisa Membuat Orang Menjadi Beringas'

kumparanNEWSverified-green

Ilustrasi Viral Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Viral Foto: Pixabay

Viral video sekelompok ojek online (ojol) duduk dan berbicara menghadap kamera. Dalam video itu seorang laki-laki berbicara, sementara yang lain mendengarkan.

Video itu viral lantaran dianggap bernada provokasi. Dalam video tersebut terlihat seorang pria berbicara. Ia memperkenalkan diri sebagai Cak Rahman dari Forum Komunitas Ojol Indonesia.

Awalnya video berdurasi semenit empat belas detik itu nampak biasa saja. Namun, memasuki detik ke 44, pria dalam video itu mengatakan kalimat yang dianggap bernada provokasi oleh warganet.

"Ingat lapar bisa membuat orang menjadi beringas, lapar bisa mematikan pikiran, membutakan mata hati," ujar pria itu.

"Kalian tidak punya mata hati, tidak punya empati, tidak punya perhatian, jangan salahkan kami juga tidak punya akal sehat dan tidak punya nurani," ujar pria yang belum diketahui identitasnya itu.

Ilustrasi ojek online. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Video itu kemudian diunggah ke Twitter oleh beberapa akun. Potongan video itu langsung mendapat beragam komentar dari warganet. Banyak yang menganggap para ojol di video itu tak bersyukur.

Video itu juga diunggah oleh akun @Margiesandjaya, Jumat (10/4). Dalam unggahannya, @margiesandjaya menilai tindakan sekelompok oknum beratribut ojol itu bisa membuat orang malas membantu ojol. Unggahan itu telah diretwit lebih dari empat ribu kali dan disukai lebih dari enam ribu kali.

X post embed

Mengetahui adanya sekelompok orang beratribut ojol berlogo Gojek, pihak Gojek tak tinggal diam. Teuku Parvinanda, Senior Manager Corporate Affairs Gojek mengatakan Gojek mengecam tindakan oknum yang dalam video.

"Perilaku tersebut tidak dapat dibenarkan dan dapat berdampak bagi mitra kami yang terus bekerja dengan gigih dan jujur," ujar Teuku kepada kumparan, Sabtu (11/4).

kumparan post embed

Teuku mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada dan tak terprovokasi oleh ucapan pria di video viral itu.

"Jika aksi tersebut berlanjut, Gojek siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang bersangkutan," ujar Teuku.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!