Wacana Kuliah Gratis PTN, Pemerintah Masih Godok Skema dan Anggarannya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek), Fauzan, saat ditemui di UGM, Rabu (23/9/2026). Foto: Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek), Fauzan, saat ditemui di UGM, Rabu (23/9/2026). Foto: Panji/kumparan

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, angkat bicara soal wacana kuliah gratis yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi apa yang disampaikan oleh Pak Presiden tentang rencana menggratiskan pendidikan sampai dengan perguruan tinggi terutama perguruan tinggi negeri, ini bagi kementerian terus dilakukan proses perhitungan-perhitungan untuk membuat yang pertama tidak hanya sekadar jumlah (kampus) tetapi juga format atau skema seperti apa yang kira-kira lebih acceptable untuk dijadikan sebagai kebijakan penggratisan itu," kata Fauzan ditemui di UGM, Rabu (23/9).

Fauzan mengatakan, tak menutup kemungkinan skema kuliah gratis ini dilakukan secara bertahap di kampus negeri. Saat ini skema tersebut masih digodok. Belum ada hasil final.

"Ya tentu kalau keinginannya Pak Presiden sih, maka seperti yang dikatakan PTN, ya itu. PTN itu juga menurut saya juga bertahap. Lah nanti seperti apa perlakuannya yang swasta, saya kira juga akan menjadi perhitungan-perhitungan sendiri," katanya.

Kuliah gratis ini tidak hanya untuk jenjang sarjana tetapi juga vokasi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pihaknya telah menghitung kebutuhan anggaran untuk merealisasikan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN).

Hasil penghitungan tersebut akan dilaporkan kepada Prabowo sebagai bahan pertimbangan untuk merealisasikan kebijakan tersebut.

"Iya, tentu Bapak Presiden sebenarnya pernah memerintahkan kami ya beberapa waktu lalu untuk melakukan kajian mengenai hal ini. Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar begitu ya per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi," kata Brian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9).

Sebelumnya Prabowo menginginkan biaya pendidikan negeri, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri, harus gratis. Rapat terkait kebijakan tersebut akan segera dilakukan.

"Saya akan segera mengadakan ratas. Pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis," kata Prabowo dalam sambutannya di acara puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (18/9).

Prabowo kemudian menegaskan pendidikan gratis tersebut mencakup jenjang SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.

"Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, Universitas Negeri harus gratis," ujarnya.