Wagub DKI: Dana Pinjaman Rp 12,5 T untuk Tangani Banjir hingga Pendidikan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) melakukan tinjauan ke Jakarta Barat untuk penanganan banjir, Kamis (9/7). Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) melakukan tinjauan ke Jakarta Barat untuk penanganan banjir, Kamis (9/7). Foto: Pemprov DKI Jakarta

Kementerian Keuangan memberikan pinjaman pada DKI Jakarta dan Jawa Barat untuk melakukan pemulihan ekonomi. DKI Jakarta mendapat porsi Rp 12,5 triliun.

Wagub DKI Jakarta Riza Patria mengatakan, pinjaman ini akan digunakan untuk merealisasikan program prioritas DKI yang tertunda akibat turunnya APBD DKI karena corona. Salah satu program yang dikhususkan yakni penanganan banjir.

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kiri) melakukan tinjauan ke Jakarta Barat untuk penanganan banjir, Kamis (9/7). Foto: Pemprov DKI Jakarta

"Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan pinjaman dari Kementerian Keuangan dari program SMI yang akan dialokasikan di tahun 2020-2021. Anggaran ini akan digunakan untuk program-program prioritas DKI Jakarta yang tertunda karena APBD kita yang berkurang dari Rp 87 triliun menjadi Rp 47 triliun," ujar Riza di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/7).

Tak hanya program penanganan banjir, pinjaman dari Kemenkeu ini juga akan digunakan untuk melanjutkan realisasi program pendidikan hingga kesehatan yang masih tertunda.

"Jadi mudah-mudahan dengan bantuan dari program pinjaman ini ini lewat program SMI ini yang kami dapat memfokuskan program-program yang tertunda yaitu program kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan khususnya program penanganan banjir," jelasnya.

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kanan) melakukan tinjauan ke Jakarta Barat untuk penanganan banjir, Kamis (9/7). Foto: Pemprov DKI Jakarta

Program banjir yang diprioritaskan yakni terkait penanganan banjir dengan melanjutkan pembangunan sodetan Kali Ciliwung-KBT, waduk, embung, dan drainase. Namun, dia belum memastikan besaran anggaran yang akan digunakan untuk penanganan banjir dan program lainnya dari pinjaman Kemenkeu ini.

kumparan post embed

"Ya terkait program banjir nanti akan kami prioritaskan untuk program banjir itu ada beberapa program mulai dari sodetan Ciliwung, waduk, situ embung, drainase, vertikal biopori, dan penanganan pengadaan pompa banjir jadi program-program yang sudah direncanakan itu akan kami lanjutkan," kata dia.

embed from external kumparan

Pemprov DKI Ajukan Pinjaman Dana Rp 12,5 Triliun ke Kemenkeu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan pinjaman dana Rp 12,5 triliun ke Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Jalan ini ditempuh karena APBD DKI Jakarta tergerus pandemi virus corona, sedangkan banyak program prioritas yang tetap harus dijalankan.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)