Wagub DKI Minta Warga Waspada soal Penipuan Rekrutmen PJLP Satpol PP
·waktu baca 2 menit

Satpol PP DKI menguak praktik dugaan penipuan rekrutmen tenaga kontrak atau PJLP di lingkungan Pemprov DKI.
Korbannya ada 9 orang yang ditipu akan diterima sebagai anggota Satpol PP.
Satpol PP DKI telah mengamankan 2 orang terduga pelaku yaitu YF dan BA. Dalam keterangan di akun Instagram Satpol PP DKI diketahui modus mereka yakni memalsukan dokumen perekrutan tenaga kontrak/PJLP. Namun tidak disebutkan keduanya PNS DKI atau bukan.
Sedangkan 9 korban telah membayar pelaku mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 25 juta agar bisa diterima. Mereka kemudian diberikan seragam Satpol PP dan disuruh bekerja melakukan patroli selayaknya anggota resmi lainnya sejak Mei 2021.
Tidak hanya Satpol PP, hasil penyelidikan terduga pelaku juga melakukan hal yang sama dengan mengatasnamakan dinas lainnya seperti Dinas Cipta Karya, Dinas Perhubungan dan PTSP.
Terkait maraknya aksi penipuan tersebut, Wagub DKI Riza Patria meminta agar masyarakat untuk selalu waspada dengan informasi yang beredar di masyarakat.
"Tentu di masa sulit seperti sekarang ini selalu ada orang-orang yang mencari kesempatan untuk menipu dan lain sebagainya. Untuk itu masyarakat mohon lebih berhati-hati, waspada, terkait berbagai tawaran yang sepertinya menarik, instan," kata Riza kepada wartawan, Senin (26/7).
Riza mengingatkan masyarakat tidak mudah percaya dengan tawaran pekerjaan yang harus mengeluarkan uang. Bila perlu, bisa tanyakan langsung ke Pemprov DKI tekait kebenarannya.
"Jangan dengan cepat dipercaya. Apalagi harus mengeluarkan sejumlah uang. Tanyakan pada ahlinya," kata Riza.
Kasus penipuan itu saat ini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya.
