Wagub DKI soal Pelajar di Demo 11 April: Baiknya Mereka Fokus Belajar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/1). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/1). Foto: Haya Syahira/kumparan

Masih saja ada pelajar yang nekat datang ke Istana dan DPR untuk ikut demo 11 April. Alhasil ada 80-an orang yang diamankan polisi dengan sejumlah barang bukti.

Wagub DKI Jakarta Riza Patria menilai, pemerintah sudah berupaya untuk mencegah para pelajar ini ikut demo 11 April. Sebab, mereka seharusnya fokus belajar.

"Kami sudah ingatkan, bukan berarti menutup ruang demokrasi bagi para pelajar, pelajar sebaiknya fokus pada sekolah. Apalagi memasuki perguruan tinggi yang kelas 12 fokus di sekolah," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (11/4).

Siswa STM memanjat pagar DPR saat Aliansi Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demo 11 April di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Riza meminta tak ada lagi pelajar yang terlibat dalam demo, seperti di DPR dan Istana. Biarlah kegiatan itu menjadi aktivitas para mahasiswa.

"Biarlah aktivitas ini kita beri kesempatan kakak-kakak yang di kemahasiswaan, pelajar tidak usah ikut," tutur Riza.

"Harapan kami para guru, para orang tua menjaga anak-anaknya jangan sampai nanti pelajar yang tidak mengerti asal ikut-ikutan nonton malah menjadi korban," ujar dia.

Polisi tangkap 9 pelajar STM di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Senin (11/4). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Sejumlah pelajar sempat ditangkap di kawasan Istana dan DPR dalam demo 11 April. Mereka tidak hanya datang dari Jakarta, ada juga yang dari Bekasi hingga Tangerang.

Sebagian bahkan ada yang membawa senjata tajam hingga selongsong peluru. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut sedikitnya ada 80 pelajar yang diamankan untuk diperiksa lebih lanjut di Polda Metro Jaya.