Waka BGN Sebut 1 SPPG Butuh 200-300 Kg Kedelai Per Hari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/9/2025).  Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkap besarnya kebutuhan kedelai untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama pada dapur SPPG di berbagai daerah.

Bahkan, ia menyebut 1 SPPG membutuhkan 200-300 kilogram kedelai per hari.

"Satu dapur itu, 2 sampai 3 ratus kilogram per hari satu dapur, 3 kuintal, tahu atau tempe," ujarnya usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/11).

Selain kedelai, Nanik mengatakan pemerintah tengah menyiapkan peternakan sapi guna memenuhi kebutuhan MBG dan konsumsi masyarakat secara luas.

"Ini segera akan dibuat peternakan yang eh sapi tadi yang nanti bisa memenuhi kebutuhan dari MBG dan juga untuk masyarakat di Indonesia. Akan diproduksi kira-kira 3 juta liter per hari," jelasnya.

Nanik memastikan seluruh kementerian terkait bergerak bersama untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan seluruh bahan baku tersedia.

"Jadi, jangan sampai terjadi gejolak harga di masyarakat, makanya ini semua kita bersatu padu bagaimana membantu MBG untuk menyiapkan bahan baku," pungkasnya.