Wamen Kominfo: 100% Data di PDNS yang Kena Ransomware Sudah Didekripsi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi peretas kuasai PDNS. Foto: Adi Prabowo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peretas kuasai PDNS. Foto: Adi Prabowo/kumparan

Wamen Kominfo Nezar Patria memberikan progres terkini perbaikan Pusat Data Sementara Nasional (PDSN) II di Surabaya yang diserang oleh ransomware pada pertengahan Juni lalu.

“Perkembangan pemulihan layanan PDNS saat ini layanan publik prioritas seluruhnya telah pulih 100 persen, seluruh data yang terkena ransomware sudah selesai dilakukan proses decrypt 100 persen,” kata Nezar memaparkan progres perbaikan di raker bersama Komisi I DPR, Senin (23/9).

Nezar juga mengatakan progres dekripsi yang semula memakan waktu selama 209 hari bisa dipercepat hingga tuntas pada 13 Agustus lalu.

“Proses dekripsi 6.413 VM atau virtual machine yang diperkirakan membutuhkan 209 hari berhasil dipercepat bersama BSSN sehingga selesai pada 13 Agustus,” katanya.

Wamenk ominfo Nezar Patria dalam raker Komisi I dengan Menkopolhukam, Senin (23/9/2024). Foto: DPR RI

Sebelumnya, ransomware yang disusupkan Brain Chiper menyerang PDSN II Surabaya pada 17 Juni menyebabkan layanan publik lumpuh. Salah satunya adalah layanan imigrasi bandara yang terpaksa dilakukan secara manual pada 20 Juni 2024.

Brain Cipher memberikan kunci akses PDN. Foto: Dok. Brain Cipher

Hingga awal Juli, pemerintah Indonesia tak bisa membuka data PDNS II hingga Brain Chiper memberikan kunci pembuka data yang dilumpuhkannya itu. Dia memberikan gratis, batal meminta tebusan 8 juta dolar AS.

kumparan post embed