Wamendagri Bima Arya Sebut Pentingnya Keberlanjutan dalam Kepemimpinan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri Bima Arya tegaskan pentingnya keberlanjutan program pembangunan dalam transisi kepemimpinan guna menjamin kemajuan bangsa, Rabu (15/7/2026). Foto: Kemendagri RI
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Bima Arya tegaskan pentingnya keberlanjutan program pembangunan dalam transisi kepemimpinan guna menjamin kemajuan bangsa, Rabu (15/7/2026). Foto: Kemendagri RI

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya keberlanjutan dalam kepemimpinan sebagai salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Menurutnya, ego personal dan ego sektoral sudah seharusnya ditinggalkan.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Welcome Dinner Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Gedung Trigatra, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bima menyoroti kecenderungan kepala daerah yang lebih mengedepankan programnya sendiri hingga mengabaikan capaian pemimpin sebelumnya. Padahal, menurutnya, keberlanjutan merupakan fondasi penting bagi kemajuan suatu negara.

Wamendagri Bima Arya tegaskan pentingnya keberlanjutan program pembangunan dalam transisi kepemimpinan guna menjamin kemajuan bangsa, Rabu (15/7/2026). Foto: Kemendagri RI

“Kunci sukses Singapura, Cina, dan lain-lain adalah sustainability, keberlanjutan,” ujar Bima.

Ia mencontohkan transisi kepemimpinan di Singapura yang mampu menjaga kesinambungan arah pembangunan. Pergantian pemimpin, kata dia, tidak memutus program yang telah berjalan, tetapi justru memperkokoh ideologi dan agenda pembangunan.

“Betapa transisi kepemimpinan di Singapura tidak saja berjalan mulus, tetapi memperkokoh ideologi dan program-program pembangunan. Enggak ada itu ego sektoral, ego programatik, dan lain-lain,” jelasnya.

Selain itu, Bima menambahkan, seorang pemimpin tidak hanya mengejar eksistensi, prestasi, maupun pengakuan, tetapi juga mampu menjadi sosok yang memberikan inspirasi dan menghadirkan ruang kontemplasi bagi orang lain.

Wamendagri Bima Arya tegaskan pentingnya keberlanjutan program pembangunan dalam transisi kepemimpinan guna menjamin kemajuan bangsa, Rabu (15/7/2026). Foto: Kemendagri RI

Karena itu, ia berharap proses pembelajaran yang dijalani peserta KPPD, termasuk pembekalan di Lemhannas RI dan pembelajaran dari para pemimpin Singapura nanti, dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju kualitas kepemimpinan yang semakin bermakna.

Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro, Sekretaris PYC Amelia Yusgiantoro, Ketua Dewan Pembina PYC Inka B. Yusgiantoro, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Lemhannas RI, serta para anggota PYC.

Wamendagri Bima Arya tegaskan pentingnya keberlanjutan program pembangunan dalam transisi kepemimpinan guna menjamin kemajuan bangsa, Rabu (15/7/2026). Foto: Kemendagri RI

Dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), turut hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sugeng Hariyono bersama Sekretaris BPSDM Afrijal Dahrin.