Wamendagri Sebut Fatal Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Aceh Selatan Mirwan. Foto: ANTARA/Risky Hardian Saputra
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Aceh Selatan Mirwan. Foto: ANTARA/Risky Hardian Saputra

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS pergi umrah saat Aceh dilanda bencana besar. Ini mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto dan meminta untuk segera diproses.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan, langkah yang dilakukan Mirwan MS meninggalkan Aceh Selatan di tengah bencana fatal.

"Ya, tentu [fatal]. Karena bupati, wali kota, itu kan pemimpin dari Forkopimda. Bersama-sama dengan Kapolres dan Dandim, ini mengkoordinasikan langkah-langkah darurat di lapangan. Jadi, kewenangannya, otoritasnya, ada pada kepala daerah sebagai koordinator Forkopimda," Bima Arya di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12).

"Iya, iya [fatal]," ujar Bima.

Wamendagri Bima Arya saat kunjungan kerja ke Pemkab Karawang, Jumat (7/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Bima Arya menegaskan, para kepala daerah sudah diingatkan oleh Mendagri Tito Karnavian untuk bersiap-siap menghadapi bencana. Tapi, yang terjadi Mirwan malah pergi.

"Presiden ingatkan secara tegas kepada seluruh kepala daerah untuk tidak meninggalkan gelanggang, untuk tetap ada di lapangan. Dan Pak Mendagri sudah mengingatkan itu ketika rapat dengan BMKG. Disampaikan oleh BMKG bahwa ini prediksi cuaca di bulan November, Desember akan tidak baik," tutur dia.

Bima mengatakan, Mirwan saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Hasilnya nanti akan disampaikan kemudian.