Warga Garut hingga Sukabumi Ikut Rayakan Tahun Baru di Bundaran HI

kumparanNEWSverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga memadati malam pergantian tahun baru 2020 di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (31/12).  Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga memadati malam pergantian tahun baru 2020 di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (31/12). Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan

Pemprov DKI menyiapkan sejumlah acara di beberapa titik untuk menyambut Tahun Baru 2020. Salah satunya adalah di kawasan Bundaran HI.

Tak hanya warga DKI, acara tersebut juga menarik perhatian masyarakat dari luar Jakarta. Salah satunya adalah Eutik (47) yang sengaja datang jauh-jauh dari Garut untuk merayakan tahun baru di Jakarta.

"Ingin nonton tahun baruan, juga pas liburan anak-anak. Berangkat ke sini dari hari Jumat," kata Eutik di kawasan HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/12).

Eutik (47) warga dari Garut mengikuti Acara Tahun Baru di Bundaran HI Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan

Selain Eutik, ada juga Pepen (45) warga Sukabumi yang juga sengaja datang ke Jakarta untuk merayakan pergantian tahun. Pepen mengaku, ia sengaja datang karena ingin melihat idolanya, Rhoma Irama, yang mengisi salah satu panggung hiburan di Jakarta.

"Tujuannya saya mau tahun baru di Jakarta saya kan ngefans sama Rhoma Irama pokoknya itu, intinya itu," kata Pepen.

Pepen (45) asal Sukabumi mengikuti Acara Tahun Baru di Bundaran HI Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan

Panggung hiburan di Bundaran HI itu rencananya akan diisi artis-artis ternama, mulai dari Rhoma Irama, Wali, hingga Joy Tobing. Acara ini juga dimeriahkan oleh Indra Bekti dan Chika Jessica sebagai pembawa acara.

Sementara itu, perayaan tahun baru di kawasan Monas diwarnai dengan hujan deras. Meski cuaca tidak mendukung, namun para pengunjung tetap terus berdatangan dengan berbekal payung dan jas hujan.

kumparan post embed

Salah satunya adalah Radit, yang datang dari Sukabumi bersama 12 orang temannya. Ia mengaku tidak mau rugi jika harus kembali hanya karena hujan.

“Dari Sukabumi, rombongan 12 orang. Udah telanjur sampai sini, ya mau enggak mau gini (berjas hujan),” ujar Radit.

Pemandangan serupa juga terlihat di kawasan Sarinah. Warga beramai-ramai berjalan kaki menuju Bundaran HI sambil mengenakan jas hujan dan payung.