Warga Jakarta Mulai Selektif Pilih Kurma: Jangan Sampai Beli Buatan Israel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjual kurma di Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penjual kurma di Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Kurma merupakan salah satu makanan khas di bulan Ramadan. Rasanya yang manis biasa dijadikan menu untuk berbuka. Namun ternyata, kurma yang biasa masyarakat beli dan konsumsi ada yang berasal dari Israel.

Di satu sisi, aksi boikot produk buatan Israel masih berlanjut di berbagai negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Mulai dari makanan cepat saji, produk sehari-hari seperti sabun dan sampo, hingga kurma.

Dirga (25) merupakan salah satu pembeli kurma yang ikut melakukan aksi boikot terhadap produk buatan Israel.

“Boikot dong karena gue benci Israel. Gue tidak akan pernah mau beli produk yang menguntungkan mereka,” kata Dirga saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).

Penjual kurma di Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Dirga ikut melakukan aksi boikot setelah melihat perlakuan Israel yang terus memborbardir Palestina lewat beberapa video di media sosial.

Ia memulai boikot dengan tidak membeli makanan cepat saji dan kopi yang induk perusahaannya mendukung Israel atau terafiliasi dengan negara tersebut sejak pertengahan tahun lalu.

Sampai beberapa waktu lalu, Dirga melihat ada imbauan untuk memboikot kurma buatan Israel di media sosial X. Ia pun memilih untuk membeli kurma yang langsung diimpor dari Makkah atau Madinah.

kumparan post embed

kumparan sempat menelusuri beberapa toko penjual kurma di kawasan Blok B, Tanah Abang, untuk mencari apakah ada penjual yang menjual kurma buatan Israel atau tidak.

“Enggak ada, kita enggak jual,” kata Anisa, salah satu penjual kurma kepada kumparan.

Anisa mengaku, beberapa pembeli biasanya langsung bertanya apakah di sini menjual kurma buatan Israel. Ketika Anisa menjelaskan tokonya tidak menjual kurma dari Israel, baru mereka mau membeli kurma di situ.

Penjual kurma di Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Untuk menghindari kurma buatan Israel, konsumen harus lebih teliti memeriksa label saat membeli. Jika tidak ada negara asal yang ditemukan pada kotak, periksa situs web pengecer.

Salah satu eksportir terbesar Israel adalah Hadiklaim. Ia menjual kurma di supermarket dengan nama berikut: King Solomon, Jordan River dan Jordan River Bio-Top.

Hindari juga produsen kurma Mehadrin, MTex, Edom, Carmel Agrexco, dan Arava.