Warga Jakbar Lapor Damkar, Ortu di Atas Genteng Tak Turun, Ternyata Meninggal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Damkar memadamkan kebakaran yang melanda rumah tinggal di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2022). Foto: Sudin Gulkarmat Jaksel
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Damkar memadamkan kebakaran yang melanda rumah tinggal di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2022). Foto: Sudin Gulkarmat Jaksel

Petugas Damkar DKI Jakarta baru-baru ini menceritakan pengalaman mereka menolong seorang anak yang melapor karena ayahnya tak kunjung turun saat memeriksa genteng rumah mereka di Taman Meruya Ilir, Kel. Meruya Utara, Kec. Kembangan, Jakbar.

Dari keterangan warga yang pelapor, ayahnya sudah 6 jam atau sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Tidak pilih-pilih, Damkar langsung menerjunkan timnya untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Menurut informasi pelapor, orang tuanya sudah berada di atap rumah sejak pukul 09.00 WIB namun selang beberapa jam, orang tuanya belum juga turun," cuitan Damkar DKI lewat akun Instagramnya @humasjakfire.

Damkar mengerahkan 1 unitnya untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas lalu naik ke atas genteng untuk memeriksa kondisi ayah tersebut.

kumparan post embed

Setelah berjibaku, petugas damkar akhirnya menemukan ayah dari pelapor dalam kondisi sudah meninggal. Mereka lalu mengevakuasi ayah dari pelapor dengan layak.

"Petugas segera ke TKP dan melakukan pengecekan. Didapati bahwa orang tua pelapor tergeletak di atap rumah dan sudah tidak bernyawa," lanjutnya.

Warga yang mengetahui ayahnya meninggal sangat terpukul dengan musibah tersebut. Dalam foto yang diunggah di akun twitter resmi Damkar DKI, tampak warga tersebut menangis dan memeluk ayahnya.

"Korban yang berusia 73 tahun tutup usia diduga karena serangan jantung. Proses evakuasi berlangsung pukul 15.07 WIB hingga pukul 16.20 WIB," tutup cuitan petugas damkar.

X post embed