Warga Pati Long March ke Kantor Pos, Surati KPK Tetapkan Tersangka Sudewo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa aksi melakukan long march dari Alun-Alun Pati menuju Kantor Pos Pati Kota untuk mengirimkan surat ke KPK, Senin (25/8/2025).  Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa aksi melakukan long march dari Alun-Alun Pati menuju Kantor Pos Pati Kota untuk mengirimkan surat ke KPK, Senin (25/8/2025). Foto: kumparan

Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi mengirimkan surat secara massal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/8/2025). Mereka mendesak lembaga antirasuah itu segera menetapkan Bupati Pati Sudewo menjadi tersangka kasus dugaan suap.

Pantauan di lokasi, ratusan warga mulai berdatangan di Alun-Alun Pati sekitar pukul 8.00 WIB. Mereka kemudian mendatangi posko Penggalangan Donasi Demo KPK di depan Kantor Bupati Pati untuk membuat surat kepada KPK.

Aktivitas di Posko Donasi Demo KPK di depan Kantor Bupati Pati, Senin (25/8/2025). Foto: kumparan

Koordinator Masyarakat Pati Bersatu, Teguh Istiyanto membantah aksi ini merupakan demonstrasi, melainkan aksi damai untuk menyurati KPK untuk segera mengusut Bupati Sudewo dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan

”Ini bukan demo. Ini cuma mengirim surat ke KPK melalui kantor Pos,” ujar Teguh.

Massa aksi melakukan long march dari Alun-Alun Pati menuju Kantor Pos Pati Kota untuk mengirimkan surat ke KPK, Senin (25/8/2025). Foto: kumparan

Massa akan long march ke Kantor Pos Pati Kota yang berada di Jalan Jenderal Sudirman No 61, Desa Ngarus, Kecamatan Pati. Ia memastikan gerakan ini murni dari masyarakat Kabupaten Pati. Masyarakat sudah muak dengan kepemimpinan Bupati Pati Sudewo yang dinilai arogan.

”Jadi kita berjalan dari sini ke Kantor Pos. Nanti untuk biaya pengiriman surat ditanggung sendiri,” ungkapnya.

Salah satu warga, Supriyono, mengaku berinisiatif sendiri ikut mengirim surat untuk KPK tersebut. Ia berharap kasus yang diduga menjerat Sudewo segera ditindaklanjuti oleh KPK.

”Mengisi formulir untuk menyatakan pernyataan melaporkan Bapak Sudewo supaya diproses secepatnya oleh KPK,” ungkapnya.

Massa aksi melakukan long march dari Alun-Alun Pati menuju Kantor Pos Pati Kota untuk mengirimkan surat ke KPK, Senin (25/8/2025). Foto: kumparan

Warga Kecamatan Trangkil itu menyebut tak ingin Kabupaten Pati dipimpin oleh Sudewo. Menurutnya, Sudewo tak pantas memimpin daerah berjuluk Bumi Mina Tani ini.

”Pak Sudewo ini pemimpin yang otoriter. Kami masyarakat Pati tidak mau hal-hal yang negatif. Kabupaten Pati sebenarnya tenang-tenang saja, tapi Bupati Pati ini arogansi. Jadi mau tidak mau harus dilengserkan,” tandas dia.