Waspada Modus Baru Kejahatan yang Mengintai: Begal Copot Pelat-Tanya Alamat

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man

Aksi kriminal dan kejahatan kerap meresahkan, terlebih modusnya kini semakin banyak. Masyarakat pun diimbau dan diingatkan untuk selalu waspada.

Tahukah Anda, saat ini ada sejumlah modus baru dalam aksi kejahatan?

Demi meningkatkan kewaspadaan Anda, kumparan merangkum sejumlah modus kejahatan yang saat ini sedang terjadi.

Modus Begal Copot Pelat Mobil yang Sedang Terparkir

Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Aksi kejahatan begal di jalanan masih menjadi yang menakutkan dan menelan banyak korban jiwa. Belakangan, beredar pesan berantai yang menceritakan modus baru begal incar pengendara mobil.

Dalam pesan itu, pelaku begal akan mengambil pelat nomor kendaraan. Setelahnya, pelaku begal akan mengikuti calon korban sambil menunggu kesempatan.

Lalu pelaku akan berpura-pura mengetuk kaca mobil dan menunjukkan pelat mobil yang dicuri tadi seakan jatuh.

Terkait hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, akan memeriksa soal modus baru itu. Ia juga mengimbau masyarakat terus waspada.

“Dicek dulu ya, kejadiannya,” kata Argo lewat pesan singkatnya kepada kumparan, Senin (26/4).

Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Berikut pesan yang beredar:

Bagi temen-temen yang memiliki mobil, mohon berhati2, skrg ada modus baru begal/penodongan. Penodong sekarang semakin Pintar, Dia Mengambil Pelat Nomor Mobil yang sedang Parkir di Mal atau di tempat Parkir.

Setelah Keluar dari Parkir, Penodong tersebut mengikuti dari Belakang dan Ketuk² Kaca Mobil yang di Curi tersebut lantas bilang Pelat Nomornya Jatuh, tentu saja Kita Buka Kaca atau Berhenti lalu Turun dari Mobil karena Pelat Nomor Kita Punya itu, lantas baru di Todong dan di Rampas Barang² Milik Kita.

Ada Saran, kalau ada Orang yang Ketuk² Kaca sambil Menujukkan Pelat Nomor Kita, Kita jangan Berhenti atau Memberi Kesempatan Sang Penodong.

Tinggalkan dan Abai saja Dia.

Pelat Nomor tidak seberapa Harganya.

Tolong sebarkan Informasi ini ke seluruh Keluarga, Sanak Famili dan Handai Taulan Anda.

Rekan² Kerja dan seluruh Group, agar tdk terjadi Korban Perampokan kembali.

Terima-Kasih

Modus Kejahatan Orang Pura-pura Ditabrak di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok

Ilustrasi kecelakaan. Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Modus kejahatan orang pura-pura ditabrak mengintai pengendara mobil yang melintas di Jalan Raya Jakarta-Bogor, di kawasan Depok, Jabar.

Setidaknya tiga saksi mata mengaku hampir mengalami modus kejahatan ini. Salah seorang saksi, Seno, kepada kumparan, Rabu (10/2) menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Saat itu, dia baru saja melintas dengan mobilnya di Jalan Raya Jakarta-Bogor arah ke Bogor, tepatnya di kawasan Pal, Depok.

Saat itu tiba-tiba, ada orang menyeberang jalan saat mobil Seno melintas.

"Dan sepertinya dia sengaja menabrakkan diri ke kaca spion saya," jelas Seno.

Seno sempat berhenti sejenak. Orang yang tadi sengaja menabrakkan diri itu menepi dan duduk di pinggir jalan.

Ilustrasi tersangka kejahatan Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Seno merasa aneh, dia juga melihat orang itu baik-baik saja. Terbesit kecurigaan dan khawatir modus kejahatan, dia kemudian pergi dari lokasi.

"5 Menit kemudian ada motor yang ngejar saya suruh saya berhenti di pertigaan Mekarsari Cimanggis sampai Hotel Genggong, saya tidak mau berhenti karena tidak ada polisi," beber Seno.

Pengendara motor itu terus mengejar Seno sampai kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor di sekitar AURI.

"Setelah itu saya telepon saudara yang di Polsek Cimanggis, dan dia sarankan agar saya berhenti di Polsek saja, alhamdulillah motor itu tidak ngejar mobil saya lagi. Saya yakin ini modus dan berkelompok," urai dia.

Ilustrasi tersangka pelecehan seksual. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Tak hanya Seno, nasib serupa juga dialami Widi dan Rudolf. Mereka mengalami persis kejadian seperti Seno. Lokasi kejadian orang yang sengaja menabrakkan diri di sekitar kawasan Pal.

Baik Widi dan Rudolf juga dikejar pemotor. Namun karena mereka curiga, tetap melajukan kendaraan.

Bahkan Rudolf sesampainya di rumah di kawasan Cilodong, dia kembali dengan motor dan mengecek ke lokasi.

Dia penasaran apakah benar orang yang tadi kena kaca spionnya itu luka. Setelah bertanya ake orang sekitar dan Satpam pabrik di sekitar lokasi, tak ada keramaian seperti ada korban kecelakaan.

Modus Begal Pura-pura Tanya Alamat

Ilustrasi begal. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Aksi kawanan begal kembali meresahkan warga di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (22/4).

Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah mengatakan, pelaku begal sempat melukai korbannya. Meski begitu ia menyebut tak ada barang berharga korban yang dibawa lari.

"Korban luka di bagian telinga, punggung, dan pantat," ucap Iskandar saat dikonfirmasi, Minggu (25/4).

Menurutnya, saat itu korban dihampiri kedua pelaku dengan berpura-pura menanyakan alamat.

"Lagi jalan ditanya alamat kemudian dikeluarkan celurit," kata dia.

Korban diketahui sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Aksi kedua pelaku juga sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

kumparan post embed